Analisis Perbandingan Fitur Search Engine dan Tabel protokol TCP dan UDP
Tugas kelompok Vclass Web Science
Nama Anggota Kelompok:
- Muhammad Naufal Ramadhan
- Junaedi Samandias
- Marsillo Ditto Saputra
- Salya Prahmadita
- Zalfa Pauninda Luqyana
Analisis Perbandingan Fitur Search Engine
1. Introduction
Mesin pencari pertama "Archie" dikembangkan pada tahun 1990 oleh Alan Emtage, seorang mahasiswa McGill University di Montreal, yang dikembangkan adalah kumpulan file komputer yang tersimpan di situs web FTP yang tidak dikenal di jaringan komputer [2] Pada tahun 1991, Mark McCahill, seorang mahasiswa University of Minnesota, secara efektif menciptakan Gopher menggunakan paradigma hypertext yang juga mencari referensi teks biasa dalam file. Kedua mesin pencari ini tidak memiliki kemampuan kata kunci yang digunakan di mesin pencari modern. Oleh karena itu Hance pada tahun 1993 memperbaiki antarmuka grafis berbasis teks Gopher yang berbasis grafis Mosaic.
Hampir bersamaan, Matthew Gray mengembangkan Wandex, mesin pencari pertama dalam bentuk mesin pencari modern. Teknologi Wandex adalah yang pertama menggunakan crawling of web, dan mencari katalog halaman yang terindeks di web. Perkembangan hebat lainnya di mesin pencari datang pada tahun 1994 ketika mesin pencari WebCrawler mulai mengindeks teks lengkap dari situs web, bukan hanya judul halaman web. Dari situlah banyak mesin pencari yang dikembangkan dengan cepat dan membuat merek mereka di pasar mesin pencari.
2. Research Method
Penelitian yang dilakukan tentang identifikasi perbandingan tiga perusahaan besar mesin pencarian yaitu, Google, Yahoo, dan Bing. Setiap hari terjadi sekitar 6.586.013.574 pencarian di seluruh dunia pada tahun 2017, pada posisi pertama ditempati Google dengan 4.464.000.000 pencarian per hari, kedua Bing dengan 873 juta pencarian, dan berikutnya Yahoo 536 juta pencarian per hari[3]. Pada tahun 2012 ketiga mesin pencari ini memiliki jumlah pengguna terbanyak dari mesin pencari lain. Dalam sebuah study yang dilakukan Chitika didapat prosentasi seperti tabel berikut :
Tabel protokol TCP dan UDP dari aspek output, performa dan kehandalan web crawling, web indexing dan web searching.
Aspek Output:
TCP menjamin pengiriman data dalam urutan yang benar dan tanpa kehilangan paket. Setiap paket data yang dikirimkan menggunakan nomor urut dan penerima akan mengurutkan ulang paket-paket tersebut untuk memastikan integritas data.
UDP tidak menjamin urutan pengiriman data atau kehilangan paket. Paket-paket data dikirimkan secara terpisah dan dapat tiba dalam urutan yang berbeda di penerima.
Aspek Performa:
TCP memiliki mekanisme pengendalian kesalahan yang kompleks seperti retransmisi, pengaturan aliran (flow control), dan penghindaran tumpukan (congestion avoidance). Hal ini menyebabkan TCP memiliki performa yang lebih lambat dibandingkan UDP.
UDP lebih cepat dan lebih efisien karena tidak memiliki overhead dari mekanisme pengendalian kesalahan yang kompleks. UDP dapat mengirimkan paket-paket data dengan kecepatan tinggi tanpa penundaan yang signifikan
Aspek Kehandalan:
TCP menjamin pengiriman data yang andal dan akurat melalui penggunaan ACK (Acknowledgement) dan mekanisme pemulihan kesalahan. Jika paket data hilang atau rusak, TCP akan melakukan retransmisi untuk memastikan pengiriman yang benar.
UDP tidak memiliki mekanisme pemulihan kesalahan. Jika paket data hilang atau rusak, UDP tidak melakukan upaya pemulihan, sehingga tidak dapat menjamin pengiriman data yang andal.
Pilihan antara TCP dan UDP tergantung pada kebutuhan aplikasi dan skenario penggunaan. Jika keandalan dan pengiriman data yang akurat penting, TCP lebih disarankan. Namun, jika kecepatan dan efisiensi menjadi prioritas, UDP dapat menjadi pilihan yang lebih baik.
References
[1] Rachman, A. N., Gufroni, A. I., Hiron, N., & Rahmayanti, G. (2013). Analisis Perbandingan Performansi dan Pemilihan Web Browser. Snati, 17–21.
[2] Mark Knowles. (2008). Short History of Early Search Engines. Retrieved from http://www.thehistoryofseo.com/The-Industry/Short_History_of_Early_Search_Engines.aspx
[3] Allen, R. (2017). Search Engine Statistics 2017. Retrieved from https://www.smartinsights.com/search-enginemarketing/search-engine-statistics/
[4] Lavania, K. K., Jain, S., Gupta, M. K., & Sharma, N. (2013). Google: A Case Study (Web Searching and Crawling). International Journal of Computer Theory and Engineering, 5(2), 337–340. [5] McCoy, K. (2000). Search Engines , Subject Directories , and Meta-Search Engines
[6] Lalnunsanga, M. (2010). An introduction to to a Meta-meta-search Engine, 1–4. Retrieved from https://decibel.ni.com/content/docs/DOC-8983
[7] https://jurnal.unej.ac.id/index.php/INFORMAL/article/download/9850/7375/



Komentar
Posting Komentar